Sabtu, 22 September 2012

Avatar ku..

Avatar..
Avatar, tentu yang dimaksud adalah versi kartunnya.. Avatar, the legend of Aang.
Bagi yang suka nonton kartun, pasti tau sekawanan pejuang yang mempunyai misi mengalahkan Raja Api Ozai dan menyatukan dunia dalam damai..
Sekawanan itu antara lain terdiri dari Aang, Zukko, Katara, Toph, dan tentunya masih ada beberapa tokoh berperan lainnya.
Lantas.. apa gerangan yang membuat image Avatar ini masih dan mungkin akan terus melekat di kehidupan ku ? tentu saja semua itu tak terlepas dari kenangan terbaik ku di rumah peradaban, GRAHA.



Aang..digadang-gadang adalah titisan sang Avatar, yang mempunyai tugas yang sangat berat. Seperti yang disebut tadi, tugasnya menyatukan dunia dan menyatukan suku-suku yang ada (Air, angin, Tanah, Api). Terbayang selayaknya sosok tersebut memiliki tubuh yang tinggi dan kuat, serta sifat yang sangat heroik.
Tapi sosok Aang digambarkan sebagai sosok biksu kecil yang aneh, suka bercanda, konyol, namun tetap memiliki jiwa ksatria dalam dirinya.
Aang berada di lingkungan suku Angin, sehingga ia harus berjuang untuk menyempurnakan ilmunya dan mempelajari kekuatan yang berasal dari suku lainnya, untuk menjadi avatar sejati.

Singkat cerita, Aang yang terperangkap dalam sebuah balok es ditemukan oleh kakak-beradik, Sakka-Katara.Mereka berdua adalah bagian dari penduduk suku Air.
Katara adalah salah satu tokoh di avatar ini. Sosok wanita yang tenang, kuat, dan.. berani. Berikutnya Katara dan kakaknya, Sakka.. akan menemani Aang untuk berguru dan menyempurnakan diri menjadi avatar.

Selanjutnya, dalam perjalanan ke kerajaan Bumi, bertemulah mereka dengan seorang tuan putri yang memiliki kekurangan dalam penglihatan, namun sangat hebat dalam kekuatan bumi nya. Dia adalah Toph.
Toph adalah sosok yang terkadang tempramen, dan cuek.

Dan dalam perjalanan penggabungan terakhir, masuklah sosok pangeran dari Negeri Api, Pangeran Zukko. Pada awalnya dia sangat berambisi untuk menangkap Avatar Aang sebagai pembuktian kekuatannya kepada sang Ayah. Namun pada akhirnya, dia berbalik arah menjadi pendukung Aang.
Tentu saja Zukko ini sosok yang menyebalkan (seperti ayahnya.. he..)
Begitu berbedanya sekawanan ini.. namun begitu, mereka saling bersatu, mendukung satu sama lain.

___***___

Lantas hubungannya dengan GRAHA ?

Berawal dari "pergi"nya Presiden dan Mensekab untuk melaksanakan tugas, alhasil tinggalah Wakil Presiden dan Menkeu yang diberi mandat untuk bertanggungjawab dalam negeri BEM U KBM Unila selama mereka berdua pergi.

Khawatir, tentu saja rasa itu muncul.. karena selama ini icon pemimpin sangat kental menuju sosok Presiden dan Mensekab sebagai "ibu negara".

Suatu saat, pak wapres meminta ku untuk berbicara ringan di ruang sidang PKM yang kerap kosong tidak dipergunakan. Beliau mengungkapkan beberapa hal yang tentunya sedikit sesuai dengan perkiraan ku. Layaknya bagian dari presidium inti, tentunya kepemimpinan tidak boleh hilang dan harus terus terjaga, agar rekan-rekan lain tak kehilangan arah. Dan kami sepakat dan se-visi untuk berusaha sebaik mungkin, menjalani amanah ini.

Diakhir perbincangan serius, pak wapres mengeluarkan statment yang tak diduga. Persisnya mungkin lupa.. tapi intinya beliau bilang seperti avatar. Spontan saja ku merebut diri sebagai sosok Katara, pengendali air. Alasannya sederhana, karena jurusan yang sedang ku ambil di unila ini.
Dan meluncurlah ketetapan-ketetapan lainnya. Pak presiden sebagai Zukko yang tegas, jarang becanda, sosok yang cool banget.. Serta Mensekab sebagai Toph yang kebetulan suka warna hijau.

Setelah dipikir.. mungkin filosofi lain juga muncul dan hampir sama (berusaha menyamakan) dengan tokoh kartun tersebut.
Zukko sejatinya adalah sosok yang berwibawa, khas nya seorang pemimpin. Sama seperti Pak Presiden, yang diwal-awal autis dan jarang bercanda (jaga image kali ya... ^.^).


Aang, sosok yang gokil.. pembawa sesuasana cair dan rame, namun tetap terlihat tangguh ketika kewajibannya dituntut untuk muncul. Seperti layaknya pak Wapres.

 Toph, sosok nya mungkin berbeda dengan Mensekab. Tapi dengan warna hijau yang disukai Mensekab, lumayan jadi pemersatu lah.. selain itu juga sifat mem-bumi yang cenderung menenangkan namun tetap tegas, memang cocok untuk karakter Mensekab ini.

  Katara... sifatnya pun mungkin berbeda, namun dengan filosofi air ia hadir sebagai penyejuk dan penyokong kehadiran mensekab. Seperti Air.. cenderung lebih tenang, diam.


Dan inilah kami.... AVATAR, the Legend of GRAHA 2010/2011..
#narsis.... \^_^/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar