"Aku ikhlas yaa Alloh..."
Sejatinya kalimat ini benar, tapi bukan sekedar UCAPAN kan.
Ikhlas bukanlah kata pelengkap sebagai salah satu ekspresi "pasrah". Tapi diikuti dengan perbuatan lainnya.
Seperti kata "insyaAlloh" yang bergeser makna untuk alasan menjawab, "tidak".
Seperti pesan dari sebuah film "KIAMAT SUDAH DEKAT", tugas mencari ilmu "IKHLAS". Ikhlas bukan teori yang harus dihafalkan. Ikhlas dicerminkan dengan perbuatan.
Ikhlas, Ridho, Rela untuk melepas sesuatu, jika itu perkaranya.
Ikhlas, Ridho, Rela untuk menjalani sesuatu, jika itu perintahnya.
Ikhlas dengan sesungguhnya, tanpa ada kata TAPI.
Tanpa ada ganjalan lagi di HATI.
Ikhlas, dimiliki HATI yang BERIMAN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar