Tampilkan postingan dengan label Share aja ah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Share aja ah. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Februari 2013

Selembar Kain itu, Pengantar ke Surga

Kenapa harus berjilbab ?? Karena wajib hukumnya bagi seorang muslimah.
Pertanyaan yang klise dan jawaban yang sudah tak perlu diragukan lagi dalilnya.
Teringat pernah mencoba syiar melalui selebaran bagi mahasiswi di jurusan dan ku merasa tak ada ruginya jika di-publish di sini. Semoga bermanfaat...

___***___

Kenapa sih harus pakai jilbab ???
Saudariku, tentunya kita sudah tau jika Allah SWT mewajibkan kita sebagai muslimah untuk menutup aurat dengan menjulurkan kain (lihat Q.S An-Nur : 31 dan Q.S Al-Ahzab : 59). Dalam tata cara berpakaian, Islam tidak memaknai busana hanya sebatas sebagai penutup tubuh saja. Tapi juga sebagai pelengkap dalam kesopanan, kesehatan dan keselamatan hidup.

Apa keuntungan memakai jilbab ?
1. Diridhoi Allah SWT. Yakinkan pada diri bahwasanya alasan mengenakan jilbab adlaah murni karena Allah. InsyaAllah, di setiap langkah mu akan diridhoi dan dipermudah. Saudari ku, islam tidak mengekang pergerakan kaum hawa. Akan tetapi, islam justru memuliakan dan melindunginya. Jadi mengapa kita harus menunda kebaikan yang datangnya dari Allah ???

2. Lebih dihormati. Tidak hanya sesama muslimah, tetapi juga lawan jenis. Orang lain akan lebih menjaga sikapnya karena pakaian kita yang sopan. Semoga selalu dalam lindungan Allah dan dijauhkan dari segala niatan buruk serta marabahaya (aamiin..)

3. Identitas jelas sebagai Muslimah. Tidak perlu repot-repot membuktikan dengan KTP. Peristiwa tidak menyenangkan terkadang terjadi ketika seorang wanita berjalan melewati sekelompok pemuda. Gangguan yang mungkin dengan maksud bercanda, terlontar dari mereka. Seperti (maaf) "cewek.. mau kemana ?" #Hmm.. memang kita cewek apaan !!!
Namun dengan berjilbab, ucapan salam beriring doa-lah yang akan kita dapatkan. (subhanalloh..)

4. Giat beribadah dan memperbaiki diri. Jilbab mu akan menjadi alarm dalam segala tingkah laku. Menjaga dan mengingatkanmu untuk berkata dan bersikap dengan santun. 

5. Menyehatkan. Jika dibandingkan dengan kaum adam, kandungan melanin dalam tubuh wanita lebih sedikit. Oleh karena itu, tubuh wanita lebih membutuhkan perlindungan dari sengatan sinar matahari. Penelitian seorang pakar dermatologi asal Australia menyebutkan bahwa jilbab melindungi wanita dari kemungkinan serangan penyakit kanker kulit.


6. Lebih cantik dan anggun. Jangan bangga jika ada yang memujimu cantik tanpa berhijab. Karena sesungguhnya kecantikan bukanlah karena polesan make-up atau membiarkan bagian tubuh (aurat) terbuka. Kecantikan sejati adalah kecantikan dari hati yang bersih. bahasa kerennya "inner beauty" ^_^.
Berjilbab membuat hati kita selalu merasa tenang. Sehingga tak perlu takut menimbulkan sesuatu yang negatif. Senyumpun akan terpancar dan terlihat sebagai kecantikan yang alami.


Masih ragu dan belum yakin ? dengan alasan...
1. "Panas ah.. ". Saudari ku sayang, kita tinggal di daerah tropis yang pasti akan merasakan cuaca yang panas. Yang tak berjilbab pun akan merasa kepanasan. So.. lebih baik berjilbab sekalian kan.. :p

2. "Kuno, nggak GAUL, nggak bisa MODIS !". Jilbab justru seolah menantang kita untuk dapat modis tanpa melanggar batas syar'i. Selain itu, toh tak akan membatasi pergaulan kita dengan siapapun, namun tentu saja cara pergaulan yang harus kita ubah dengan baik. Saudari ku, biarkan orang-orang yang tak suka dengan jilbab. Santai saja.. karena yang penting Allah sayang kita.

3. "Belum siap". Belum siap karena belum dapat hidayah. Saat ini.. semoga yang membaca segera berdoa meminta Allah untuk membukakan pintu hidayah bagi kita semua. Aamiin...
Siap ga siap kalau tidak ada umur ? Kita tidak pernah tau kapan batas usia ini. Mari kita siapkan diri dengan memakai jilbab sejak dini sebelum "masa" itu mendatangi kita.

*) Saudari ku, tulisan ini bukanlah media penghakiman atau untuk membuatmu rendah. Percayalah, ini semua karena engkau saudari ku.

___****___

Jumat, 15 Februari 2013

Perjalanan "Hijrah" ke jakarta

Tahun 1998, mendapat perintah dipindahtugaskan ke Lampung. Cerita menarik dalam perjalanannya. Ketika itu kepindahan kami sekeluarga tidak semerta-merta langsung menuju ke ujung bawah pulau Sumatera itu dengan perjalanan udara. Melainkan melewati jalur darat. Persisnya aku tidak begitu ingat. Yang tersimpan di memori adalah perjuangan berdesakan dengan ratusan atau ribuan orang untuk menaiki kapal -yang aku lupa namanya-. Kapal tersebut melayani penyebrangan Kupang-Bali. Benar-benar menyedihkan. Berhimpitan, berjuang, berebut, dan berlomba untuk masuk. Peluh tak sedikit yang jatuh bercucuran. Bahkan aku merasa kakiku tak berpijak dengan sempurna. Badan ku terdorong agak ke belakang. Malas aku mengingat kondisi seperti itu. Dengan perjuangan, kami sampai di dalam kapal, dan berlayar mungkin sampai satu hari.

Sampailah di pulau Bali. Di Bali, aku, adikku yang kala itu masih berusia 4 tahun, ibu dan Ayahku menginap di Losmen Anom Bali. Sekalian liburan, kami menginap hampir 2 hari. Kali itu aku sudah lebih banyak mengingat kejadian yang terekam dalam memori otakku. Losmen sederhana namun tertata apik. Banyak ornamen khas Bali. Aku pun merasakan susahnya mencari makan di sana, karena sedikit sulitnya mencari label makanan halal yang enak. Akhirnya, sambil menyaksikan bunyi-bunyian musik Bali yang bertalu-talu, kami -sepertinya- menyantap soto -saja-.

Keesokan harinya, kami sekeluarga mengunjungi rumah Pak Budi, teman Bapak yang lebih dulu pindah ke Bali. Dan pulangnya kami diantar ke Losmen, sambil melewati iringan ngaben. Aku semakin sangat terpesona dengan Bali dan kebudayaannya. Di sore hari, kami bermain di Pantai Kuta sambil menikmati -yang kini ku mengerti artinya- sunset. Hari berikutnya kami pun melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Tempat Nenek -ibu dari ibu ku-. Kali ini bukan jalan darat, melainkan naik pesawat dari Bandara Ngurah Rai ke Halim.

Sekian.

Selasa, 12 Februari 2013

Masa-masa di kupang (1)

Memang sejak lahir, aku telah berada di tanah Timor. Tepatnya daerah Penfui, NTT. Jika ingin dideskripsikan, sebenarnya aku pun tak terlalu ingat secara detail. Maklum, ingatanku tak cukup kuat waktu itu, sebagai anak kelas 1 SD.

Lahir di sebuah daerah perantauan yang jauh dari kampung halaman kedua orangtua, membuatku jarang berinteraksi dengan saudara. Seingat ku sewaktu TK, aku pernah menulis surat-yang entah apa isinya- untuk nenek dari ibu ku -yang dulu ku panggil mbah haji-. Dari foto-foto zaman dahulu kala yang masih tersimpan dengan baik hingga saat ini, aku pernah sekali berlibur ke jakarta dan jawa. Berfoto bersama saudara-saudara, tapi aku lupa apa saja mommentnya.

Aku bersekolah di TK Angkasa Kupang. Mengapa namanya TK Angkasa ? entahlah.. mungkin karena dekat dengan Bandara El-Tari, Kupang ? atau itu Yayasan punya orang yang kerja di Bandara ? Hehehe... belum dapat jawabannya. Seragam ku masih sangat ku ingat dengan baik. Dengan topi yang sangat lucu. Ada yang warna orange, biru, dan seragam olahraga biru dengan gambar airforce di depannya. ^_^
Ingat ku, aku paling tidak suka jika harus menyantap makan siang di sekolah setiap hari jumat atau sabtu (lupa) dengan menu roti.  Aku pun pernah menjadi "abang" betawi sewaktu perayaan Hari Kartini, berpasangan dengan Anisa Fauziah -kenapa dulu ga nolak.... aaarrggghhhh-. Sewaktu TK, sangat suka main ayunan. Berlomba siapa yang dapat terayun hingga jarak yang terjauh dari tanah. Tapi malang, rasanya dulu aku pun pernah jatuh dari ayunan. **atiit... ^%$%%^&$#@

Jumat, 28 September 2012

Belajar merajut.. ^_^

Bismillah..

Setelah beberapa hari sebelumnya hanya puas mengamati dan mencari-cari tutorial serta beraneka macam model kerajinan tangan, maka diputuskan bahwa kemarin adalah awal untuk memulai belajar merajut.
Tentu saja merajut yang baik, dengan pola. Bukan merajut asal-asalan, seperti yang pernah dilakukan.

Pertamanya sih karena iseng mencari hakken yang memang sudah ada di rumah (Hakken adalah alat untuk merajut benang menjadi produk yang diinginkan). Ehh.. ternyata ketemunya plus dengan satu gulung besar benang wol berwarna merah dan beberapa helai benang wol oranye dan hitam. Alhamdulillah..

Berbekal beberapa tutorial, diniatkanlah untuk membuat sebuah kopiah yang belum macam-macam teknik tusukannya. Seharian kemarin, selama 10 jam dimulailah rajutan perdana "dengan pola"nya..
Sampai pagi ini, ketika akan memulai.. hati rasanya ga sreg melihat rajutan kopiah sementara. ternyata...
KEGEDEAAANNNN....

http://www.smileycodes.info HuaaAAAA... akibat sok tau mau ngelebihin 2 baris sih dari alas untuk atas kepalanya.

http://www.smileycodes.infoUdah deh.. pasrah.. ditinggalin aja rajutan kopiahnya. hmmm..



Oke.. menghela nafas sejenak. kembali luruskan niat dan tekad. Kali ini beralih ke bros mawar gulung aja..
Berbekal tutorial dan petunjuk-petunjuk lainnya.. Taraaa... Jadilah bros mawar ku yang pertama dalam 2 jam yang penuh perjuangan.. hahaha...

Selanjutnya beralih ke model kupu-kupu dan bros mawar dengan model yang berbeda.

Besok beli benang katun nya ahhh.... terus lanjut deh nge-rajutnya...
Yiiipppyyy....

http://www.smileycodes.info

Sabtu, 15 September 2012

Mahar ku.. #bukaan arti sebenarnya

Assalamu'alaykum...

Whaaa.. aku pulang... -__-''
Lagi-lagi, lupa dengan "kunci rumah"..
kebanyakan alamat kali mbak, awas jadi alamat palsu lho.. #hehehe..
Oke.. kali ini mau nulis apa yah..
itu kan udah ada di judulnya.. gimane sih.. -_-"
Oo.. hehe.. iya, iya.. yuk.. beranjak..

_____****____

Cerita bermula dari my brother (sebut saja mister Y) yang minta dibuatkan undangan walimatul 'ursy untuk sang adik. berlanjut.. berlanjut.. berlanjut..
2 hari sebelum hari-H, sang adik telpon dan minta tolong dibuatkan mahar yang unik, "ya.. ditambah-tambahin apa gitu mb.. apa flanel atau gimana gitu"
toeeennnggg... >_<
Baiklah, sebenarnya dalam hati merasa ragu. Belum pernah euy liat langsung mahar yang aneh2. Tapi karena masih berkaitan dengan "kreasi jari", maka.. cekidooottt.. cari inspirasi dan tutorial juga di "Mbah Google".

Taraaa... nemu konsep2 yang "lumayan" di google..
Tapi yang namanya kreasi handmade.. kemungkinan ide-ide baru muncul di tengah jalan.
Dengan dasar flanel hitam utk background nya, beberapa lembar uang dibuat replika bunga mawar kuncup, selembar uang dibuat kupu-kupu, dan uang koin yang "bingung" mau diapain.. akhirnya disusun yang rapi aja.
Alhasil.. ini dia hasilnya..




Gimana, gimana ? masih simple banget kan ya..
cuma ditambah bingkai dan pita emas untuk menambah kesan "wah" dan nama pasangan di kanan atas, maka inilah karya pertama ku.. \\^_^//